Tutorial Lengkap Cara Membuat Aplikasi Android Menggunakan SQLite Database di Android Studio

Halo Android Developer. Ada begitu banyak database yang bisa digunakan dalam pembuatan aplikasi baik itu mobile, web ataupun desktop seperti MySQL, MongoDB, Oracle, Microsoft SQL Server dan masih banyak lagi. Nah, SQLite adalah salah satunya. Jadi pada halaman ini, saya akan menjelaskan tahapan-tahapan atau Tutorial Lengkap Cara Membuat Aplikasi Android Menggunakan SQLite Database di Android Studio. Tapi sebelum itu, disini saya akan mencoba menjelaskan sedikit tentang SQLite Database.

SQLite Database adalah sistem manajemen basis data relasional tanpa server dan berdiri sendiri. SQLite juga disebut sebagai database tertanam (embedded) yang artinya mesin database berjalan sebagai bagian dari aplikasi. Mendukung tipe data blob, integer, null, text, real. Library SQLite memiliki ukuran yang relatif kecil, sekitar 250 KB. Database ini langsung menyimpan info dalam satu file, sehingga nantinya info tersebut mudah untuk disalin. Tidak ada konfigurasi yang dibutuhkan dan proses bisa dilakukan dengan dukungan minimal.

SQLite tidak memiliki fungsionalitas user management tertentu, Oleh karena itu, SQLite tidak cocok untuk akses multiple user. SQLite sangat cocok untuk database yang lebih kecil. Seiring dengan pertumbuhan database, kebutuhan memori juga semakin besar saat menggunakan SQLite. Karena SQLite memiliki keterbatasan penulisan, maka optimasi performa lebih sulit ketika menggunakan SQLite.

SQLite Database dapat diakses oleh siapa saja karena database ini tidak memiliki mekanisme otentikasi bawaan. Untuk melakukan konfigurasi pun tidak terlalu sulit, bisa dikatakan sangat mudah untuk disetup.

Kapan Harus Menggunakan SQLite?

Ada saat-saat tertentu ketika SQLite bisa lebih efektif daripada alternatifnya. Beberapa skenario ini adalah:

  • Mengembangkan aplikasi standalone kecil-kecilan
  • Proyek-proyek kecil yang tidak membutuhkan banyak skalabilitas
  • Ketika Anda perlu membaca dan menulis langsung dari disk
  • Development dan pengujian dasar

Kelebihan dan Kekurangan SQLite Database

Di bawah ini, kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan SQLite:

Kelebihan SQLite:

  • Berbasis file, mudah diatur dan digunakan
  • Cocok untuk pengembangan dan pengujian dasar
  • Sangat portable
  • Menggunakan sintaks SQL standar dengan perubahan kecil
  • Mudah digunakan

Kekurangan SQLite:

  • Minim fitur user management dan keamanan
  • Tidak mudah diskalakan
  • Tidak cocok untuk database besar
  • Tidak bisa dikustomisasi

Kesimpulannya SQLite merupakan database yang sangat unik, fleksibel dan mudah dikelola. SQLite juga bisa menjadi alternatif yang bagus untuk database dalam pengembangan perangkat lunak android. Dan berikut adalah materi-materi yang akan saya bagikan mengenai penggunaan SQLite Database pada Android Studio.

Tutorial Lengkap Cara Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan SQLite Database di Android Studio

  • Cara Membuat Database Menggunakan SQLite
  • Cara Menambahkan Data Pada SQLite Database
  • Cara Menampilkan Data SQLite pada RecyclerView
  • Cara Membuat Fungsi Delete dan Update pada SQLite Database

Itulah tadi rangkuman dalam pembuatan aplikasi CRUD pada Android di Android Studio menggunakan database SQLite. Tutorial diatas akan terus di perbaharui mengikuti kebutuhan aplikasi.

Subscribe channel YouTube Android Rion untuk mendapatkan tutorial videonya. Apabila kalian ingin membuat aplikasi Android, silahkan hubungi kami dengan melalui Telegram Android Rion. Semoga tutorial ini membantu. Terima kasih

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Dengan mendaftar ke situs web kami, Anda menyetujui Kebijakan Privasi.

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?